Headline

Friday, September 22, 2017

SD Juara Cilegon

SD JUARA MENYELENGGARAKAN PARENTING SCHOOL DENGAN TAJUK ORANG TUA TELADAN ANAK JADI KEBANGGAAN


Susanto Kepala sekolah SD Juara Cilegon Memberikan Sambutan Serta Memberikan Materi kepada Wali Murid

CILEGON - RABU 19/09/2017 SD Juara Cilegon mengelenggarakan kegiatan Parenting School dengan tajuk “Orang Tua Teladan, Anak jadi Kebanggan”. Kegiatan parenting school ini dilakukan per kelas terhitung sejak tanggal 14 s.d 20 September 2017. Kegiatan ini selain bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pihak sekolah dan wali murid, juga untuk menyampaikan beberapa informasi penting terkait perkembangan anak di sekolah.

 Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 dan selesai pada pukul 10.00 pagi. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa SD Juara Cilegon, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah, kemudian pelaporan perkembangan anak didik di kelasnya masing-masing yang disampaikan oleh setiap wali kelas. Selanjutnya adalah kegiatan inti yakni penyampaian materi parenting school yang disampaikan oleh Guru LSU SD Juara Cilegon, Niken Dwi Cahyani tentang upaya orang tua agar bisa menjadi teladan bagi anak adalah dengan cara bersahabat dengan anak-anaknya.   
 
Suasana Wali murid yang sedang Mengikuti Parenting
Menurut Niken,  ada 3 cara agar orang tua bisa menjadi sahabat bagi anak-anak mereka yaitu: (1) ayah dan bunda harus kompak dalam mendidik anak, (2) ayah dan bunda perlu memahami karakteristik setiap anak mereka, serta (3) ayah dan bunda perlu mengenal model-model pola asuh yang tepat agar anaknya bisa tumbuh dengan optimal.

 “Faktor utama dari keberhasilan tumbuh kembang seorang anak ada pada orang tuanya. Karena setiap anak itu spesial,  mereka ingin dicintai apa adanya. Maka tidak heran jika mereka akan protes jika orang tuanya membanding-bandingkan sang anak dengan anak yang lain…” kata Niken.
SD Juara Cilegon

SISWA KELAS 2 SD JUARA BELAJAR MENGENAL SIFAT-SIFAT DAN WUJUD BENDA

 
dengan Bantuan benda Cara Wali kelas 2 Menjelaskan tentang Sifat sifat Benda di depan Siswa
CILEGON - Senin (18/09), siswa kelas 2 SD Juara Cilegon sedang mengikuti KBM mengenai mengenal sifat-sifat wujud benda. Dimana wujud benda itu terdiri dari 3 macam, yaitu benda padat, benda cair, dan benda gas. Setiap wujud benda mempunyai sifatnya masing-masing. Disini untuk mempermudah siswa dalam memahami sifat-sifat wujud benda,  wali kelas 2 SD Juara Cilegon yaitu Ibu Mirnawati menggunakan media pembelajaran. 

Seperti contoh untuk memahami sifat-sifat benda cair, Mirnawati menggunakan media baskom, air, mangkok, gelas, dan botol air minum. Dimana ketika air diletakkan dalam baskom, maka air tersebut akan mengikuti bentuk baskom, begitu pula ketika air diletakkan pada sebuah gelas, mangkok, dan botol minum, air tersebut akan mengikuti bentuk wadahnya. Selain itu, benda cair mempunyai sifat yang lainnya, yaitu dapat dilihat, dapat dirasa, dan tidak dapat dipegang. Untuk membuktikannya, Mirnawati meminta salah satu siswa untuk maju ke depan kelas. Dimana siswa tersebut diminta untuk melihat air yang ada di dalam baskom, kemudian siswa tersebut diminta untuk memegang atau menggenggam air tersebut, dan merasakannya. 
 
Salah Satu siswa sedang memperaktikan Sifat sifat benda

Disitu siswa dapat membuktikan bahwa benda cair itu dapat dilihat dan dirasa namun tidak dapat digenggam. Begitu pula untuk membuktikan sifat-sifat wujud benda yang lainnya, Mirnawati menggunakan media pembelajaran yang dapat mendukung dan memudahkan siswa dalam memahaminya. 

“Hari ini siswa sedang belajar mengenal sifat-sifat wujud benda. Untuk memudahkan siswa dalam memahaminya, saya coba menggunakan media pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk memahaminya.  Semoga siswa dapat memahami materi yang dipelajari hari ini”, ujar Mirnawati.
SD Juara Cilegon

DALAM KEGIATAN OUTING SCHOOL SISWA SD JUARA CILEGON KUNJUNGI RUMAH PRODUKSI SARAH ROTI YANG ADA DI LINGKUNGAN KOTA CILEGON


Siswa SD Juara Cilegon Memperhatikan Tata cara Pembuatan Pizza di Bimbing Langsung Oleh Pegawai Sarah Roti

CILEGON - Kamis (14/09), wali kelas 3 SD Juara Cilegon mengajak siswa-siswinya untuk mengunjungi pabrik Sarah Roti yang bertempat di Jl. Purbaya, Bendungan, Kec. Cilegon, Kota Cilegon, Banten. Sarah Roti merupakan salah satu rumah produksi roti yang ada di Cilegon. 

Cikal bakal bisnis dengan brand Sarah Roti terjadi pada tahun 2006 dari sebuah rumah di Purbaya, Nomor 434, Kelurahan Bendungan, Kota Cilegon. Ide awalnya adalah ingin memberikan jajanan yang sehat untuk anak-anak dan tercetuslah roti. Begitu sejarah singkat terbentuknya  rumah produksi Sarah Roti. 
 
Pizza Hasil Pembuatan Siswa SD Juara di bantu Pegawai Sarah Roti Cilegon
Sebelum praktik  membuat pizza mini, siswa terlebih dahulu diperkenalkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat pizza mini. Setelah itu barulah siswa diajak untuk praktik membuat pizza mini, mulai dari mencampur bahan adonan, menimbang adonan sesuai ukuran pizza mini, mencetak adonan roti pada cetakan khusus pizza mini, sampai pada proses penghiasan atau pembuatan topping.
 
Siswa siswi, Wali kelas3, Pengelola serta Staff Sarah Roti Berfoto Bersama di Rumah Produksi Sarah Roti
 “Siswa terlihat sangat bersemangat dan antusias sekali dalam praktik membuat pizza mini ini. Dan ketika siswa mencicipi hasil buatannya, siswa sangat suka sekali dengan pizza mini yang mereka buat. Semoga kegiatan ini dapat memotivasi siswa dan menjadi pengalaman yang berharga untuk siswa”, ujar Siti Herlina selaku wali kelas 3 SD Juara Cilegon.

Thursday, September 14, 2017

SD Juara Cilegon

KELAS 1 SD JUARA CILEGON BELAJAR MENCAPURKAN WARNA DASAR SEHINGGA MENJADI BERBAGAI WARNA

wali kelas 1 ( Siti Nurasiah ) sedang Menjelaskan Mengenai Warna warna


CILEGON-14/09/2017 Anak-anak biasanya paling suka sekali dengan segala sesuatu yang berwarna-warni, seperti balon, spidol/crayon, dan benda-benda yang lainnya yang memiliki banyak warna.  Untuk itu pada hari Rabu (13/09), wali kelas 1 SD Juara Cilegon mengajak siswa-siswi nya untuk belajar mengenal warna, mulai dari mengenal warna dasar, dan pencampuran warna. 

Disini wali kelas membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Kemudian wali kelas menyiapkan  bahan-bahan yang akan digunakan dalam percobaan kali ini, diantaranya 3 buah gelas plastik per kelompok dan pewarna makanan yang terdiri dari 3 warna dasar yaitu warna merah, kuning, dan biru. Setelah itu perwakilan dari setiap kelompok maju ke depan untuk mengambil 2 warna sesuai yang diintruksikan oleh wali kelas. Selanjutnya setiap kelompok dipersilahkan untuk mencampurkan kedua warna yang ada di depan mereka, dan mereka harus memperhatikan perubahan warna yang terjadi. 
 
salah satu siswi sedang Mecampurkan salah satu Warna Air dengan Warna Lain
“Wah bu guru warna nya berubah jadi warna hijau,” ujar salah seorang siswa dengan antusias ketika ia melihat perubahan warna yang terjadi ketika ia mencampurkan warna biru dan warna kuning. 

 Siswa melakukan percobaan ini sebanyak tiga kali. Setelah melakukan percobaan tersebut siswa mengisi lembar kerja yang sudah dibagikan oleh guru kelas, yaitu dengan memberikan warna pada setiap lingkaran sesuai dengan yang sudah mereka lakukan, seperti warna biru dicampur dengan warna kuning menjadi warna hijau. 
 
Hasil karya anak Mencampurkan Warna
“Alhamdulillah melihat siswa sangat antusias sekali mengikuti kegiatan kali ini. Apalagi begitu mereka berhasil merubah warna setelah mereka mencampurkan 2 warna dasar yang berbeda. Mereka merasa seperti belajar bermain sulap,” ujar Siti Nurasiah selaku wali kelas 1 SD Juara Cilegon.
SD Juara Cilegon

KELAS 3 SD JUARA CILEGON BELAJAR PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN CARA BERDISKUSI


   
Wali Kelas 3 ( Bu Lina ) Menjelaskan Penjumlahan Pecahan Dengan Bantuan Kertas Origami
       CILEGON - 12/09/2017 Pelajaran matematika memang sering menjadi mata pelajaran yang paling tidak disukai oleh siswa, dengan alasan materinya sulit, tidak hapal rumus, malas berhitung dan lain sebagainya. Untuk itu, wali kelas 3 SD Juara Cilegon mengadakan belajar berkelompok pada hari Selasa (12/09). 

      Pada hari itu siswa sedang belajar mengenai penjumlahan pecahan. Tujuan diadakannya belajar berkelompok ini agar siswa yang belum paham dapat dibantu oleh temannya yang memang biasanya lebih cepat dalam memahami materi. Selain itu juga agar siswa dapat bekerja sama dalam memecahkan masalah atau soal dan mencari jawabannya.

 “Disini ibu mengajak kalian belajar secara berkelompok. Tujuannya ialah agar kalian dapat bekerja sama dan saling membantu dalam memecahkan soal dan mencari jawaban dari soal tersebut,” ujar Siti Herlina sebelum memulai kegiatan KBM ini. 
      

Siswa dna siswi sedang Belajar Mengenai Penjumlahan Pecahan sambil diskusi

       Sebelumnya wali kelas memberikan contoh terlebih dahulu mengenai penjumlahan pecahan ini dengan menggunakan kertas origami. Disini wali kelas mencoba memberikan konsep terlebih dahulu kepada siswa mengenai penjumlahan pecahan ini. Agar siswa tidak bingung ketika diberi rumus atau diberi cara cepatnya. Setelah itu, barulah siswa diberi kesempatan untuk berdiskusi dalam mengerjakan lembar kerja yang dibagikan oleh wali kelas. Wali kelas tetap memantau siswa selama siswa belajar berkelompok, agar yang masih mengalami kesulitan dapat dibantu oleh wali kelas.